Pada artikel kali ini akan membahas tentang jenis olahraga untuk lansia beserta manfaatnya. Meski usia yang tidak muda lagi, para lansia masih harus rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Aktivitas fisik atau olahraga secara rutin dapat membantu para lansia untuk lebih sehat, bugar, serta tetap bersemangat.
Namun, hal ini sering kali tidak sadari oleh sebagian lansia dan mereka hanya menghabiskan waktunya untuk duduk santai dan berbaring. Padahal, kurang bergerak atau jarang berolahraga bisa meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan pada orang yang sudah berusia lanjut, misalnya nyeri sendi dan otot, tekanan darah tinggi, pikun, hingga diabetes.
Para lansia sarankan untuk tetap aktif bergerak secara rutin berolahraga setidaknya 150 menit per minggu atau minimal 30 menit setiap harinya. Ada banyak pilihan olahraga bagi para lansia, antaranya:
Salah satu aktivitas fisik paling sederhana serta baik untuk lansia adalah jalan santai. Aktivitas ini dapat menambah stamina, membakar kalori berlebih, dan menguatkan jantung. Agar tetap bugar serta sehat, para lansia tidak perlu berjalan terlalu lama atau jauh. Cukup dengan rutin berjalan dalam rumah atau sekitar halaman. Namun, perlu kalian ingat bahwa selama pandemi COVID-19 ini, para lansia perlu menerapkan protokol kesehatan dan mengenakan masker saat hendak berjalan sekitar rumah.
OLahraga Senam termasuk salah satu jenis olahraga yang melibatkan seluruh anggota tubuh. Mulai dari leher, lengan hingga kaki, semua dorong untuk bergerak aktif. Tingkat kesulitan dan intensitas senam yang bervariasi juga membuatnya mudah sesuaikan dengan kebutuhan. Bahkan bagi lansia olahraga senam juga bisa buat cukup ringan namun tetap menyenangkan.
Beberapa jenis senam yang rekomendasikan untuk lansia antaranya adalah senam aerobik, senam jazz, chairs hingga salsa. Senam-senam tersebut tidak terlalu berat. Meski demikian, rutin melakukan senam dapat membantu menjaga massa otot, meningkatkan kekuatan tulang, menekan resiko hipertensi, diabetes hingga penyakit jantung.
Rendah resiko cedera dan tidak banyak membebani lutut dan sendi. Bersepeda merupakan salah satu olahraga paling aman untuk lansia. Gerakan halus dan stabil selama mengayuh pedal tidak banyak memberi tekanan pada lutut, sendi serta pergelangan kaki. Meski demikian, bersepeda dapat memberi banyak manfaat kesehatan bagi lansia. Bersepeda secara rutin dapat memperkuat jantung dan paru-paru. Kerja sistem kardiovaskular akan lebih terjaga. Selain itu, bersepeda juga bagus untuk melemaskan otot dan mengurangi ketegangan bagian persendian.
Bila Anda sudah berusia lanjut selama ini belum terbiasa melakukan aktivitas fisik atau olahraga rutin, tidak ada kata terlambat untuk memulainya dari sekarang. Berikut ini adalah berbagai manfaat olahraga bagi lansia:
– Memperkuat otot sendi
– Melancarkan peredaran darah
– Mengurangi risiko terjadinya penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2
– Menjaga kesehatan fungsi otak sekaligus menurunkan risiko gangguan pada otak, seperti demensia
– Mengurangi stres risiko gangguan mental, seperti depresi atau post power syndrome yang bisa kalian rasakan pada masa pensiun
– Membantu melangsingkan tubuh dan menjaga berat badan
Kompihub - Rupiah vs Dolar. Nilai tukar rupiah menguat ke Rp14.913 per dolar AS pada…
Tahun ini merupakan peringatan ke-25 tahun reformasi nasional. Peringatan Hari Reformasi Nasional pada 21 Mei…
Wisata Lembah Purba, Sukabumi, Jawabarat belakangan ini viral pada perbincangan media sosial karena memiliki beberapa…
Industri kripto tak lama lagi akan ada event Halving Bitcoin yang akan terjadi pada 2024.…
Kompihub - Tokoh penemu arus listrik adalah Thomas Alva Edison, dirinya adalah seorang pengusaha yang…
Obat penenang khusus hewan yakni xylazine belakangan banyak pengguna yang menggunakan narkoba tersebut di Amerika…